Puisi Menangis

Advertisements

Tenggelam di indah
matamu. Aku menangis
… seperti tak percaya pada
gerimis yang kaugenggam
di tanganmu
yang kauusapkan di
wajahku.
Tatap mataku terbunuh.
Kelopakkelopak seroja yang
luruh
merias genangan telaga
dengan kerling airmata.
Memandang senyummu
yang ikhlas. Aku menangis
seribu merpati kepakkan
kedamaian di bibirmu
yang kaukecupkan di
dadaku.

Advertisements


This post was submitted by Sindy Widya Lasifa.

Puisi Menangis - Updated: September 11, 2011 — 3:16 pm
Tambahkan komentar mengenai Puisi diatas :
Puisi » Kumpulan puisi-puisi yang terbaru - Update setiap hari © 2014 Frontier Theme