Puisi Bunda

Advertisements

raut wajah yang tak pernah lelah
sinar mata yang tak pernah sayu
sosok yang tak lekang oleh waktu
langkah yang tak pernah buntu
dalam kasih mu aku bermanja
dalam sayang mu aku ceria
dalam dekapan mu aku tentram
dalam hari ba’an mu aku tenang
bunda,ketika kau sakit aku menjerit
bunda ketika kau menangis aku kelabu
bunda ketika kau terbaring lemah aku menggerang
bunda ketika kau sehat jiwaku gembira
hanya doa dan air mata untuk mu ku bermohon dari NYA
hanya tetesan air mata rindu yg terwujud oleh sosok mu
abadi kasih mu abadi sayang mu
tali bathin yang takan pernah terputus
semoga enkau dalam kasih sayang NYA
semoga engkau dalam lindungan NYA
laksana mentari rinduku abadi
bagai rembulan jiwa yg tenang
ma’af mu adalah pintu toubatku dari NYA
sayang mu adalah sayap ‘syurga’ku dari NYA
kini aku terpana jauh melihat mu se akan bermimpi se akan ber angan
hanya tetesan air mata rindu,hanya jerit hati yg terbias dalam kata.

Advertisements


Puisi Bunda - Updated: October 24, 2010 — 3:42 pm
Tambahkan komentar mengenai Puisi diatas :
Puisi » Kumpulan puisi-puisi yang terbaru - Update setiap hari © 2014 Frontier Theme