Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi tentang air mata mengalir


Air mata mengalir seperti sungai keruh, Mengandung sejuta rahasia yang hakiki, Menetes dari mata yang diliputi kesedihan, Atau mungkin sebuah kebahagiaan yang tersembunyi.


Air mata, hujan di tengah musim kering, Mengiringi jiwa yang terluka dan terpenjara, Meleburkan hati yang terabaikan dan sendiri, Merawat luka pengalaman yang tercoreng.


Tapi tahukah engkau, air mata yang tumpah, Tidak hanya satu jenis senada dan lugu, Ada air mata kegembiraan yang mengalir, Dan juga air mata penyesalan yang terus menjumpai.


Air mata bahagia, gumpalan cahaya yang riang, Memancarkan sukacita dari dalam diri, Mengalir bersama senyum yang tak terhingga, Menyirami batin yang damai dan berisi.


Air mata penyesalan, erangan dalam kesunyian, Menandai kesalahan dan khilaf di masa lalu, Terjalin dalam keraguan yang mencabut senyum, Sebagai pengingat agar tidak kembali terulang.


Air mata cinta, mengalir dalam ukiran doa, Mengungkapkan sayang yang tak terucapkan, Menerpa hati yang berkata-kata dalam senyap, Mampu merangkul dengan lembut dan meliputi.


Air mata kegagalan, mengalir sebagai pelajaran, Membawa inspirasi dan semangat baru, Menguatkanku untuk bangkit dan mencoba lagi, Menggenggam harapan di balik sukacita.


Berikanlah air matamu izin untuk mengalir, Jangan kau tahan di dalam dada yang terkekang, Biarkan ia menjadi pelampiasan yang bermakna, Memberi ruang bagi hati untuk bertahan.


Air mata tumbuh seperti bunga yang mekar, Bagaikan kembang api di langit malam, Merangkai cerita indah dalam bahasa diam, Menceritakan keluh kesah yang terkubur dalam.


Air mata mengalir begitu kuat dan dalam, Mengajak kita berduka dan juga tersenyum, Menyentuh berbagai perasaan dalam hati, Menjadi hidupnya kesadaran dan kehidupan.


Jangan takut untuk menangis dalam kegelapan, Sebab di situlah kau temukan cahayanya, Jangan takut untuk memberi air mata tumpah, Sebab dalam setiap titik ada satu cerita.


Air mata mengalir, menuaikan kisah yang abadi, Sebuah puisi tak bermakna jika tanpa rasa, Kata-kata yang indah takkan tercipta, Tanpa air mata yang mengalir dalam gelisah.




Air Mata Mengalir Bukan Sebab Sedih Sahaja… Ketahui 3 Jenis Air Mata



Air mata mengalir bukan sebab sedih sahaja… ketahui 3 jenis air mata

www.mstar.com.my

mata sedih sahaja bukan mengalir fakta ketahui tentangnya sebab mstar terdapat disebabkan perasaan


Bella Sungkawa
Bella Sungkawa Hai saya Bella Sungkawa, individu multifaset dengan hasrat untuk menjelajahi dunia, tetap aktif, dan menikmati pengalaman sinematik. Pelajari lebih lanjut tentang dia di blognya.

Posting Komentar untuk "Puisi tentang air mata mengalir"