Puisi Luka Hati Ku Genggam Sendiri

Advertisements

Indahnya tirai senja telah merayap
Dengan perlahan ke dalam dinding hati
Indahnya sejarah silam tat kala
Ter urai kembali di sela waktu

Terlena hati dalam buaian kidung rindu
Gelora rasa serasa merajai
seluruh isi kalbu
Meskipun diri ini tak tahu art semua ini
Secawan cinta kini telah mebuatku
Mabuk kepaya di dalam gurauanmu

Kini aku hanya bisa menyulam hati
Dalam rajutan asmaradhana
Yang tlah terpenggal dalam pasungan
Sang kekasih hati
Hingga tegup jantung pun kian lirih
Akan lukisan cinta dalam hati
Yang menguruaikan kisah cinta

Luka memar yang mesti kugenggam
Meskipun kerap di sudut hatiku merintih
Akan jalinan cinta yang tak terhias warna
Seribu kebimbangan iringi langkah
Yang telah terlalui dengan
Penuh air mata

Tirai indah pun kian memudar
Mengukir seribu tanya yang melukiskan
Keraguan akan adanya jalinan cinta
Mampukahku bertahan dalam
Jalinan cinta ini ?
Haruskah diri ini larut dalam telaga cinta ?
Biarlah luka hati ku genggam
Di dalam kesendirianku

Biarkanlah ku tapakkan langkah
Di simpang jalan meskipun enggan
Ku tatap terpaksa ku melangkah
Di titian-titian malam…

Luka Hati Ku Genggam Sendiri
(Putra Jogja)

Advertisements


This post was submitted by Putra Jogja.

Puisi Luka Hati Ku Genggam Sendiri - Updated: June 2, 2012 — 7:56 pm
Tambahkan komentar mengenai Puisi diatas :
Puisi » Kumpulan puisi-puisi yang terbaru - Update setiap hari © 2014 Frontier Theme