Puisi Puisi buat Bunda

Advertisements

tetesan air mata kian membasahi pipi
hamparan pasir putih terus menepi
gejolak jiwa kian membara
hamparan hati terus merana di dalam derita

kau sapa aku di tengah derita
kau tegur aku ditengah kegelapan
kau hiyasi hari ku dengan ceria
walaupun kau tengah menahan luka

mungkinkah ku bisa membalas semua kebaikanmu bunda
kini kau telah tiada
ku hanya bisa mengirmkan doa
untuk kebahagianmu disana

selamat jalan bunda semoga kau kan abadi disurga..

Puisi ini karya: shalihin

Advertisements


This post was submitted by shalihin.

Puisi Puisi buat Bunda - Updated: April 8, 2012 — 4:15 am
Tambahkan komentar mengenai Puisi diatas :
Puisi » Kumpulan puisi-puisi yang terbaru - Update setiap hari © 2014 Frontier Theme