Puisi AKROSTIK

Advertisements

Fikiran ku teracuni olehmu
Entah sampai kapan rasa ini tertahan.
Noda-noda wajahmu masih melekat dalam fikiranku
Ya Allah, dlm sujut ku hanya bisa menitipkan asa padanya

Disetiap hariku tak akan pernah hilang dan memikirkan mu
Walau pun aku hanya melihat mu sekejap, aku merasa bahagia
Ijinkan lah ak menggores warna dlm kehidupanmu

Hari demi hari kunanti saat lembayung senja menghangat jiwa
Aku ingin kau menjadi kisah yang terlukis dalam hidupku
Rintihan air mata tak terasa jatuh di saat aku bersujut kpda sang Pencipta
Tahu kah kau, kau tetap menarik
Aku ingin merasuk dalam hatimu dan memilikimu
Namun ku di sini hanya bisa menantimu, karena terpisah oleh 96 km
Tak lekang setiap do’a ku tersisipkan namamu
Rasa rindu yang mendalam terus menusuk hati.
Ingin ku ukir hati ini agar kau tau, tp terasa kaku mulut ini ketika di depanmu

BUAH KARYA : JAUHAR FAHDIDA

Advertisements


This post was submitted by jauhar fahdida.

Puisi AKROSTIK - Updated: February 22, 2012 — 2:22 pm
Tambahkan komentar mengenai Puisi diatas :
Puisi » Kumpulan puisi-puisi yang terbaru - Update setiap hari © 2014 Frontier Theme