Puisi Putus Cinta

Advertisements

Gugurlah bunga yang bermekaran
Keringlah daun yang hijau
Surutlah ombak di lautan

Pagi yang cerah berubah menjadi pagi yang gelap
Awan mulai mendung
Tak lama kemudian, tetesan air mulai turun secara perlahan

Petir berteriak disana-sini
Aku hanya terdiam di kamar sambil berselimut
Takut akan semua suara itu

Diam,
Menjadi pilihanku saat itu
Saat aku sedang gundah

Hatiku sedang sedih
Karena baru saja kau putuskan cinta ini
Padahal, aku yang memintanya

Entah inikah yang dinamakan penyesalan
Namun yang ku tahu, hariku tak secerah dulu lagi
Karena kini aku telah sendiri

Advertisements


This post was submitted by afifah.

Puisi Putus Cinta - Updated: January 28, 2012 — 2:52 pm
Tambahkan komentar mengenai Puisi diatas :
Puisi » Kumpulan puisi-puisi yang terbaru - Update setiap hari © 2014 Frontier Theme