Puisi DESEMBER

Advertisements

dibulan desember,mimpi apa lagi
yang masih tumbuh di kepala
sedang langit senantiasa gelap
dan hujan turun membabi buta

dengarlah dalam bentangan malam
kepak kelalawar yang membentang
sementara tempias hujan di jendela
telah membukakan tulang tulang kita

pada desember yang sering murung
di kalender hari hari dingin tergantung
dan kita temukan tubuh kita
merengkuk dalam kecut selimut

Advertisements


This post was submitted by zetadebwa.

Puisi DESEMBER - Updated: January 2, 2012 — 12:24 pm
Tambahkan komentar mengenai Puisi diatas :
Puisi » Kumpulan puisi-puisi yang terbaru - Update setiap hari © 2014 Frontier Theme