Puisi Kelabu hati.

Advertisements

Tak tahu apa yang ada di pikiranku

Saat pertama kali ku dengar kau mau bunuh diri karena ku.

Rasa hati tak dapat menerima yang terjadi pada diriku

Ketika rasa bertapa dalam waktu tak senggang.

Sesal yang kini menghantui diri seakan menghujam dengan begitu dahsyatnya.

Reruntuhan serpihan hati yang menjadi sorotan nurani yang mencekam rasa.

Jiwa yang menghasut rasa jadi tak menentu.

Rela ku pergi jauh karena rasa yang melanda qolbi.

Walau pun diri ini tak kuasa saat kau pergi.

Namun apa daya semuanya telah musnah di telan riwayat yang tak kunjung usai.

Waktu yang mencari rasa tak menemukan sebuah relung jiwa yang suci.

Yakinku bahwa semuanya bukan hanya sekedar kenangan yang dapat dilalui dengan rasa ikhlas.

Banyak rasa yang tak dapat di maknai dengan setitik rindu yang mengharubiru dalam naungan kasih sayang.

Advertisements


This post was submitted by SILVIA AR-RENA.

Puisi Kelabu hati. - Updated: May 16, 2011 — 3:24 pm
Tambahkan komentar mengenai Puisi diatas :
Puisi » Kumpulan puisi-puisi yang terbaru - Update setiap hari © 2014 Frontier Theme